Tape singkong adalah cemilan tradisional Indonesia yang terbuat dari singkong yang telah difermentasi menggunakan bahan-bahan nya. Berikut adalah cara membuat tape singkong:
Bahan-bahan:
- Singkong segar (sekitar 1 kg)
- Ragikan (biji cengkeh kering, daun salam, atau daun pisang, untuk memberikan aroma)
- Gula pasir (sekitar 200-300 gram, sesuai selera)
- Air bersih
- Bekatul (opsional, untuk mempercepat proses fermentasi)
Langkah-langkah:
- Pilih singkong yang segar dan berkualitas baik. Hindari singkong yang sudah terlalu tua atau berwarna kebiruan.
- Kupas singkong dan cuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan tanah dan kotoran. Potong singkong menjadi potongan-potongan kecil, sekitar 3-5 cm panjangnya.
- Rebus singkong dalam air mendidih selama sekitar 10-15 menit hingga singkong sedikit lunak. Pastikan jangan terlalu lembek.
- Gulingkan potongan singkong dalam gula pasir hingga seluruh permukaannya terbalut gula. Anda bisa menyesuaikan jumlah gula sesuai selera.
- Letakkan singkong yang sudah dibalur gula dalam wadah bersih yang kedap udara. Anda bisa menambahkan ragikan di antara lapisan-lapisan singkong untuk memberikan aroma.
- Jika Anda ingin mempercepat proses fermentasi, tambahkan sedikit bekatul di atas singkong.
- Tutup wadah dengan kain bersih atau plastik yang diberi beberapa lubang kecil agar gas hasil fermentasi bisa keluar.
- Biarkan singkong fermentasi selama 2-3 hari atau lebih, tergantung suhu dan tingkat keasaman yang diinginkan. Semakin lama dibiarkan fermentasi, semakin asam rasanya.
Setelah mencapai tingkat keasaman yang diinginkan, simpan tape singkong dalam wadah kedap udara di lemari es untuk memperlambat proses fermentasi. Tape singkong dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama jika disimpan dengan benar. Selamat mencoba! Ingatlah untuk menjaga kebersihan selama proses pembuatan agar tape singkong tetap segar dan enak.

0 Comments